PERENCANAAN PEMBELAJARAN MEN DALAM (DEEP LEARNING)
Mata Pelajaran: Kreativitas & Inovasi Kewirausahaan (KIK)
Kelas/Fase/Semester: XI–XII / Fase F / Ganjil
Alokasi Waktu per Topik: ± 4–6 JP (dapat dipecah menjadi 2–3 pertemuan)
Dimensi Profil Pelajar Pancasila: Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi, Kewargaan.
1) JUDUL: Radar Peluang – Mengendus Masalah Bernilai di Sekitar Kita
IDENTIFIKASI
-
Topik Pembelajaran: Identifikasi peluang usaha berbasis masalah nyata (problem-driven opportunity).
-
Capaian Pembelajaran (ringkas): Peserta didik mampu mengamati konteks lokal, memetakan masalah–aktor–solusi awal, dan memvalidasi nilai masalah melalui data sederhana.
DESAIN PEMBELAJARAN
-
Identifikasi Materi: konsep kebutuhan vs keinginan; pain–gain; 5W+1H observasi; peta empati; Minimum Viable Research (MVR); etika riset lapangan.
-
Tujuan Pembelajaran: (1) Menyusun daftar masalah (long list) dari observasi; (2) Memilih 1 masalah prioritas dengan kriteria ukuran pasar/urgensi/kelayakan; (3) Menyusun hipotesis peluang usaha.
-
Praktik Pedagogis: PjBL + Inkuiri; learning by interviewing; diskusi berbasis data.
-
Kemitraan: Wawancara warga sekolah/UMKM sekitar/OSIS/komite sekolah.
-
Lingkungan Pembelajaran: kelas, area sekolah, lingkungan RW/kelurahan, ruang virtual kolaborasi.
-
Pemanfaatan Digital: Google Form/Sheets untuk survei cepat; Padlet/Miro untuk peta empati; Canva untuk poster ringkas temuan.
PENGALAMAN BELAJAR
-
Awal (10–15%): Ice-breaker “Bingkai Masalah” (contoh kasus lokal). Kontrak belajar & etika riset.
-
Inti (70–80%): Observasi lapangan mikro; wawancara 3–5 responden; susun peta empati & problem statement; voting prioritas dengan matriks dampak–kemudahan.
-
Penutup (10–15%): Gallery walk poster temuan + umpan balik sejawat; refleksi pribadi: “masalah mana yang paling ingin saya pecahkan dan kenapa?”
ASESMEN
-
Formatif: ceklist etika riset; rubrik peta empati; review problem statement.
-
Sumatif: Pitch 3 menit “Peluang Usaha Saya” (rubrik: bukti data, kejelasan masalah, potensi nilai, komunikasi).
2) JUDUL: Blueprint Produk – Dari Insight ke Rencana Nilai Jelas
IDENTIFIKASI
-
Topik Pembelajaran: Perencanaan produk (nilai, fitur inti, segmentasi, diferensiasi).
-
Capaian Pembelajaran: Mampu menyusun rencana produk berbasis value proposition dan customer segment yang jelas, dilengkapi target awal & indikator.
DESAIN PEMBELAJARAN
-
Identifikasi Materi: Value Proposition Canvas; STP (Segmenting–Targeting–Positioning); USP/keunggulan; OKR sederhana; feature prioritization (MoSCoW).
-
Tujuan Pembelajaran: (1) Menyusun Value Proposition Canvas; (2) Menentukan segmen & posisi produk; (3) Menuliskan sasaran (OKR) 4–8 minggu.
-
Praktik Pedagogis: PjBL; case-based learning; peer design critique.
-
Kemitraan: Mentor UMKM/alumni wirausaha untuk sesi design critique.
-
Lingkungan Pembelajaran: kelas & ruang presentasi.
-
Pemanfaatan Digital: Canva/Figma (kanvas nilai); Trello/Notion (OKR); Docs untuk dokumen rencana.
PENGALAMAN BELAJAR
-
Awal: Recap peluang terpilih; contoh VPC.
-
Inti: Menyusun VPC tim; tetapkan USP & diferensiasi; buat OKR; prioritisasi fitur Must–Should–Could–Won’t.
-
Penutup: Design critique silang; revisi rencana; komit jadwal eksekusi.
ASESMEN
-
Formatif: rubrik kelengkapan VPC; umpan balik sejawat terhadap USP.
-
Sumatif: Dokumen Rencana Produk (maks 2 halaman) berisi VPC, STP, USP, OKR & roadmap fitur.
3) JUDUL: Build–Measure–Learn: Prototipe Cek Realita
IDENTIFIKASI
-
Topik Pembelajaran: Prototipe (low/high fidelity) & uji awal pengguna.
-
Capaian Pembelajaran: Mampu membuat prototipe fungsionalisasi ide (mock-up/produk sederhana) dan menguji usability dasar.
DESAIN PEMBELAJARAN
-
Identifikasi Materi: jenis prototipe; storyboard alur pengguna; usability test 5 pengguna; pengumpulan feedback; iterasi cepat.
-
Tujuan Pembelajaran: (1) Membuat prototipe level awal; (2) Merancang skenario uji; (3) Melakukan uji ke 3–5 pengguna & melakukan iterasi.
-
Praktik Pedagogis: Design thinking (Ideate–Prototype–Test); studio critique.
-
Kemitraan: Pengguna sasaran (siswa lain/guru/UMKM).
-
Lingkungan Pembelajaran: bengkel/kelas/lab komputer.
-
Pemanfaatan Digital: Figma/Canva (mockup), Google Form (lembar uji), dokumentasi video singkat.
PENGALAMAN BELAJAR
-
Awal: Contoh prototipe & kriteria baik.
-
Inti: Pembuatan prototipe; penyusunan skenario tugas; uji 1:1; catat masalah/ide; lakukan 1 siklus iterasi.
-
Penutup: Demo day mini; catatan pelajaran utama (apa yang perlu diubah).
ASESMEN
-
Formatif: observasi proses pembuatan; daftar temuan uji; catatan iterasi.
-
Sumatif: Paket Prototipe + Laporan Uji (temuan utama, perubahan, rencana lanjut).
4) JUDUL: Hitung Cermat – Biaya Produksi & Harga Jual yang Masuk Akal
IDENTIFIKASI
-
Topik Pembelajaran: Perhitungan biaya produksi & penetapan harga dasar.
-
Capaian Pembelajaran: Mampu menyusun bill of materials (BOM), menghitung biaya langsung–tidak langsung, dan menetapkan harga pokok & harga jual awal.
DESAIN PEMBELAJARAN
-
Identifikasi Materi: BOM; biaya bahan, tenaga kerja, overhead; HPP; break-even point (BEP) sederhana; strategi harga (cost-plus, value-based).
-
Tujuan Pembelajaran: (1) Menyusun BOM; (2) Menghitung HPP per unit; (3) Menetapkan harga jual & simulasi BEP sederhana.
-
Praktik Pedagogis: Problem solving berbasis data; latihan spreadsheet.
-
Kemitraan: Narasumber bendahara koperasi/UMKM untuk realita biaya.
-
Lingkungan Pembelajaran: kelas & lab komputer.
-
Pemanfaatan Digital: Google Sheets/Excel template HPP & BEP.
PENGALAMAN BELAJAR
-
Awal: Tantangan “Harga Berapa?” dari contoh produk.
-
Inti: Menyusun BOM prototipe tim; input biaya ke sheet; hitung HPP & BEP; eksplorasi skenario (naikkan harga/volume).
-
Penutup: Presentasi ringkas hasil; refleksi risiko biaya terbesar & mitigasi.
ASESMEN
-
Formatif: ceklist kelengkapan BOM; akurasi perhitungan acak.
-
Sumatif: Lembar HPP & BEP tim + narasi strategi harga 1 paragraf.
5) JUDUL: Jaminan Mutu Mini – QC yang Praktis & Terukur
IDENTIFIKASI
-
Topik Pembelajaran: Quality Control (QC) dasar untuk produk/jasa skala sekolah/UMKM.
-
Capaian Pembelajaran: Mampu menyusun standar mutu sederhana, SOP pengecekan, dan melakukan inspeksi sampel serta tindakan korektif.
DESAIN PEMBELAJARAN
-
Identifikasi Materi: standar mutu (spesifikasi, toleransi); SIPOC ringkas; checklist inspeksi; sampling AQL sederhana; control chart sangat dasar; feedback loop.
-
Tujuan Pembelajaran: (1) Menyusun standar mutu & SOP QC; (2) Membuat checklist dan rencana sampling; (3) Melakukan inspeksi pada produk tim & melakukan perbaikan.
-
Praktik Pedagogis: Project-based audit; peer review lintas tim.
-
Kemitraan: Guru produktif/lab atau pelaku UMKM sebagai evaluator tamu.
-
Lingkungan Pembelajaran: bengkel/kelas.
-
Pemanfaatan Digital: Spreadsheet checklist; formulir non-conformance report (NCR) sederhana.
PENGALAMAN BELAJAR
-
Awal: Studi kasus cacat produk & dampaknya.
-
Inti: Menetapkan spesifikasi; susun SOP QC; uji sampling pada 10–20 unit/batch; catat temuan di NCR; lakukan tindakan korektif; iterasi.
-
Penutup: Quality review bersama; simpulan root cause & rencana pencegahan.
ASESMEN
-
Formatif: review SOP; ketepatan pengisian checklist; keaktifan peer review.
-
Sumatif: Laporan QC (SOP, checklist terisi, temuan, tindakan korektif, bukti perbaikan).
Perangkat Pendukung Umum
-
Rubrik: disediakan untuk Pitch Peluang, Dokumen Rencana Produk, Prototipe+Uji, HPP/BEP, dan Laporan QC.
-
Instrumen: Form survei, lembar observasi, peer assessment, self assessment, portofolio digital.
-
Produk Akhir Semester (opsional): Mini Business Showcase – tim memajang produk beserta ringkasan biaya & mutu, mengundang guru/UMKM/orang tua untuk umpan balik.
Catatan Implementasi
-
Materi dapat disesuaikan kompetensi jurusan (misal TKRO/TKR: contoh produk otomotif sederhana; Tata Boga: makanan/minuman; DKV: produk desain).
-
Gunakan scaffold progresif: peluang → rencana → prototipe → biaya → mutu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar