IDENTIFIKASI
Nama Penyusun : Mulyono, S.Pd
Satuan Pendidikan : SMKN 36 Jakarta
Mata Pelajaran : PKK (Produk Kreatif dan Kewirausahaan)
Kelas/Fase/Semester: XI / Fase F –
Genap
Alokasi Waktu : 5 JP (125)
Capaian Pembelajaran: Peserta didik mampu
memahami konsep dasar branding produk, membandingkan berbagai strategi
branding, serta merancang identitas merek sederhana untuk produk/jasa yang
dikembangkan.
Dimensi Profil Lulusan: Kreativitas,
Kolaborasi, Komunikasi, Kemandirian, Penalaran Kritis
DESAIN
PEMBELAJARAN
Topik Pembelajaran: Branding Produk
(Membangun Identitas dan Nilai Produk)
Identifikasi Materi Pelajaran:
1. Konsep dasar branding (logo, warna, slogan, positioning)
2. Perbedaan branding dengan marketing
3. Elemen identitas merek (visual & verbal)
4. Strategi branding (personal, corporate, co-branding)
5. Studi kasus brand lokal & global
6. Perancangan branding sederhana untuk produk siswa
Tujuan Pembelajaran:
1. Siswa memahami pentingnya branding dalam meningkatkan nilai produk
2. Siswa mampu menganalisis strategi branding dari berbagai brand
3. Siswa dapat merancang branding produk sederhana (logo, nama, slogan)
Praktek Pedagogis:
- Model: Project Based Learning (PjBL)
- Strategi: Diskusi, studi kasus, presentasi, praktik desain
- Metode: Brainstorming, kolaborasi kelompok, role play pitching
Kemitraan Pembelajaran:
- Kolaborasi lintas mata pelajaran (Desain Grafis, Bahasa Indonesia, TIK)
- Menghadirkan praktisi UMKM/dunia industri sebagai narasumber
- Kolaborasi antar kelompok untuk memberikan feedback branding
Lingkungan Pembelajaran:
- Kelas kreatif (dilengkapi papan ide, alat gambar)
- Ruang digital (Canva, Figma, Google Classroom)
- Budaya apresiasi hasil karya branding
Pemanfaatan Digital:
- Canva / Figma untuk desain logo
- Google Form untuk kuis interaktif
- Kahoot/Quizizz untuk evaluasi pemahaman
- Video YouTube tentang strategi branding global
PENGALAMAN
BELAJAR
Awal:
- Apersepsi: Menampilkan logo brand terkenal tanpa nama → siswa menebak brand →
diskusi arti logo
- Pertanyaan pemantik: “Mengapa orang lebih memilih produk bermerek tertentu
dibanding produk tanpa merek?”
Inti:
- Guru menjelaskan konsep dasar branding
- Studi kasus branding lokal (contoh: Indomie, Gojek, Erigo)
- Diskusi kelompok: menganalisis kekuatan & kelemahan brand
- Proyek: setiap kelompok membuat branding produk fiktif (nama, logo, slogan,
desain kemasan)
- Presentasi hasil branding + feedback dari kelompok lain
Penutup:
- Refleksi: siswa menuliskan pelajaran penting tentang branding
- Guru memberi umpan balik & menyimpulkan materi
- Tugas individu: analisis branding salah satu produk lokal di sekitar mereka
ASESMEN
Asesmen Formatif:
- Kuis interaktif (Google Form/Kahoot)
- Observasi partisipasi diskusi
- Peer assessment (penilaian antar kelompok)
Asesmen Sumatif:
- Produk branding kelompok (logo, nama, slogan, kemasan)
- Presentasi proyek (pitching brand)
- Laporan analisis branding produk lokal
DAFTAR
PUSTAKA
- Kotler, Philip & Keller, Kevin.
Marketing Management
- Wheeler, Alina. Designing Brand Identity
- Sumber online: Hubspot, Canva Branding Guide, YouTube (Branding Strategy)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar