Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK)
Kelas/Semester : XI / Ganjil
Topik : Pembuatan Prototype Produk
Alokasi Waktu : 5 JP (125 menit)
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:
-
Menjelaskan pengertian prototype.
-
Mengetahui fungsi prototype dalam pengembangan produk.
-
Membuat rancangan awal prototype produk berdasarkan ide perencanaan.
-
Menyajikan prototype sederhana (gambar/miniatur/desain digital/manual).
B. Materi Pokok
-
Pengertian prototype.
-
Fungsi prototype: uji konsep, simulasi, evaluasi awal.
-
Bentuk prototype: sketsa 3D, miniatur, model digital, atau contoh produk sederhana.
-
Langkah pembuatan prototype:
-
Menentukan tujuan pembuatan.
-
Memilih bentuk prototype.
-
Membuat rancangan awal.
-
Uji sederhana & evaluasi.
-
C. Pendekatan, Model, dan Metode
-
Pendekatan : Deep Learning
-
Model : Project Based Learning
-
Metode : Diskusi, praktik, presentasi, refleksi.
D. Langkah-Langkah Pembelajaran Mendalam
1. Pendahuluan (15 menit)
-
Salam, doa, presensi.
-
Apersepsi: menampilkan contoh prototype (gambar/produk nyata).
-
Tanya: “Mengapa sebelum produksi massal perlu dibuat prototype?”
-
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti (100 menit)
a. Asosiasi (Association)
-
Guru menayangkan contoh prototype (makanan uji coba, miniatur otomotif, desain packaging).
-
Siswa menyebutkan pendapat mereka tentang fungsi prototype.
b. Integrasi (Integration)
-
Guru menjelaskan pengertian, fungsi, dan jenis prototype.
-
Siswa mencatat poin penting.
c. Transfer (Learning Transfer)
-
Siswa berkelompok berdasarkan produk yang sudah direncanakan.
-
Diskusi: “Prototype seperti apa yang sesuai dengan produk kalian?”
d. Pendalaman (Deepening)
-
Setiap kelompok membuat rancangan awal prototype:
-
Sketsa 3D / model sederhana dari kertas/karton/plastik (untuk produk fisik).
-
Desain digital menggunakan aplikasi sederhana (untuk packaging/branding).
-
-
Guru membimbing agar prototype sesuai tujuan (realistis dan mudah dipahami).
e. Aplikasi (Application)
-
Kelompok mempresentasikan prototype masing-masing.
-
Kelompok lain memberi masukan.
-
Guru memberikan penguatan.
Penutup (20 menit)
-
Guru dan siswa menyimpulkan fungsi penting prototype.
-
Refleksi: siswa menulis apa kesulitan dan manfaat membuat prototype.
-
Tugas: memperbaiki prototype berdasarkan masukan (dikerjakan di rumah).
-
Salam penutup.
E. Penilaian
-
Sikap: kerjasama, kreativitas, kedisiplinan.
-
Pengetahuan: pemahaman konsep prototype.
-
Keterampilan: hasil prototype (sketsa/miniatur/desain).
Rubrik keterampilan:
Rubrik keterampilan:
-
4 (Sangat Baik): Prototype jelas, kreatif, sesuai ide produk.
-
3 (Baik): Prototype cukup jelas, masih ada kekurangan.
-
2 (Cukup): Prototype sederhana, kurang mendalam.
-
1 (Kurang): Tidak mampu membuat prototype.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar