Kamis, 24 September 2026

Identifikasi Komponen AC Split

 

MATERI AJAR & LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Identifikasi Komponen AC Split

Model Problem Based Learning (PBL) — Pendekatan Pembelajaran Mendalam: Mindful, Meaningful, Joyful Learning

Mapel Pilihan

Teknik Otomotif – AC Split

Fase / Kelas

Fase F / Kelas XI

Konsentrasi Keahlian

Teknik Kendaraan Ringan (TKR)

Alokasi Waktu

2 JP × 45 menit (90 menit)

Elemen

Dasar-Dasar Sistem Pendingin (AC Split)

Model Pembelajaran

Problem Based Learning (PBL)

Nama Kelompok

 

Kelas

 

Anggota

1. _______________________________     2. _______________________________

3. _______________________________     4. _______________________________

Tujuan Pembelajaran

1.     Peserta didik dapat menjelaskan prinsip kerja siklus refrigerasi pada AC Split dengan tepat.

2.     Peserta didik dapat mengidentifikasi nama, letak, dan fungsi komponen utama unit indoor dan outdoor AC Split.

3.     Peserta didik dapat mengklasifikasikan komponen AC Split berdasarkan sistem kelistrikan dan sistem refrigerasi.

4.     Peserta didik dapat menyajikan hasil identifikasi komponen dalam bentuk peta konsep/diagram secara kreatif.


 

BAGIAN 1 — MATERI RINGKAS

A. Prinsip Kerja AC Split

AC Split bekerja berdasarkan siklus kompresi uap (refrigeration cycle) yang memanfaatkan sifat refrigerant dalam menyerap dan melepas kalor melalui perubahan tekanan dan wujud. Secara sederhana, alur kerja siklus tersebut adalah sebagai berikut:

Kompresor (menaikkan tekanan & suhu gas refrigerant)  →  Kondensor (melepas kalor, gas menjadi cair)  →  Katup Ekspansi/Pipa Kapiler (menurunkan tekanan cairan)  →  Evaporator (menyerap kalor ruangan, cairan menjadi gas)  →  kembali ke Kompresor.

Kompresor dan kondensor terletak pada unit outdoor, sedangkan evaporator terletak pada unit indoor. Dengan memahami alur ini, peserta didik akan lebih mudah mengenali fungsi setiap komponen yang akan dipelajari berikut.

B. Komponen Utama Unit Indoor

Komponen

Ciri Fisik

Fungsi

Evaporator

Kisi-kisi logam bersirip halus di balik filter udara

Menyerap kalor dari udara ruangan sehingga udara yang dihembuskan terasa dingin

Blower/Fan Indoor

Kipas berbentuk tabung panjang (cross-flow fan)

Menghembuskan udara melewati evaporator ke dalam ruangan

Filter Udara

Jaring plastik di bagian depan unit indoor

Menyaring debu dan kotoran sebelum udara melewati evaporator

PCB/Modul Kontrol

Papan sirkuit elektronik di dalam unit indoor

Mengatur seluruh fungsi operasi AC berdasarkan perintah remote control

Sensor Suhu (Thermistor)

Kabel kecil dengan ujung sensor menempel pada evaporator

Mendeteksi suhu evaporator dan udara ruangan

Motor Swing/Louver

Motor kecil pada kisi pengarah udara

Menggerakkan arah hembusan udara secara otomatis

C. Komponen Utama Unit Outdoor

Komponen

Ciri Fisik

Fungsi

Kompresor

Tabung logam besar di dasar unit outdoor

Memompa dan menaikkan tekanan gas refrigerant agar dapat bersirkulasi

Kondensor

Kisi-kisi bersirip mengelilingi bagian dalam unit outdoor

Melepas kalor dari refrigerant ke udara luar sehingga gas berubah menjadi cair

Fan Motor Outdoor

Kipas baling-baling besar di bagian atas/depan unit

Menghembuskan udara luar melewati kondensor untuk mempercepat pelepasan kalor

Kapasitor

Tabung kecil berwarna silver/hitam dekat kompresor

Membantu starting awal motor kompresor dan fan

Katup Ekspansi/Pipa Kapiler

Pipa tembaga berdiameter sangat kecil

Menurunkan tekanan refrigerant cair sebelum masuk ke evaporator

Katup Servis (Service Valve)

Dua katup dengan tutup di sisi pipa unit outdoor

Tempat pengisian/pemeriksaan tekanan refrigerant serta pembukaan jalur pipa

Strainer/Filter Dryer

Tabung kecil pada jalur pipa refrigerant

Menyaring kotoran dan menyerap kelembapan dalam sistem

D. Rangkuman

•      Sistem AC Split terbagi menjadi dua unit: indoor (sisi dingin/evaporator) dan outdoor (sisi panas/kondensor).

•      Komponen dapat dikelompokkan menjadi dua sistem: sistem refrigerasi (kompresor, kondensor, evaporator, katup ekspansi) dan sistem kelistrikan (PCB, sensor, kapasitor, motor fan).

•      Memahami letak dan fungsi setiap komponen adalah dasar penting sebelum melakukan perawatan, troubleshooting, atau perbaikan AC Split.


 

BAGIAN 2 — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

E. Penerapan Pembelajaran Mendalam dalam LKPD Ini

Dimensi

Penerapan dalam Kegiatan

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik mengamati unit AC Split secara langsung dengan penuh perhatian sebelum menuliskan hasil identifikasi, tidak menerka-nerka jawaban.

Meaningful (Bermakna)

Kasus yang diberikan berupa situasi nyata bengkel yang membutuhkan identifikasi komponen sebelum bekerja, sehingga peserta didik memahami pentingnya pengetahuan ini bagi keselamatan dan mutu pekerjaan.

Joyful (Menyenangkan)

Kegiatan dikemas dalam bentuk permainan tebak-komponen antar-kelompok dan penyusunan peta konsep bergambar yang dipresentasikan secara kreatif.

F. Petunjuk Penggunaan LKPD

1.     Bacalah materi ringkas pada Bagian 1 sebelum mengerjakan LKPD ini.

2.     Amati unit AC Split yang disediakan guru secara langsung dan penuh kesadaran (mindful).

3.     Kerjakan tugas secara berkelompok (4–5 orang) dan patuhi prosedur K3.

4.     Tuliskan hasil pengamatan berdasarkan temuan nyata, bukan hanya berdasarkan materi.

5.     Kumpulkan LKPD beserta peta konsep yang telah dibuat.

G. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

•      Pastikan unit AC dalam keadaan tidak bertegangan (steker/MCB dilepas) sebelum membuka casing.

•      Gunakan sarung tangan saat menyentuh sirip evaporator/kondensor yang tajam.

•      Jangan menyentuh langsung terminal kelistrikan atau kapasitor tanpa arahan guru.

•      Kembalikan seluruh casing dan penutup unit setelah pengamatan selesai.

H. Kegiatan Pembelajaran (Sintaks Problem Based Learning)

Tahap 1 — Orientasi Peserta Didik pada Masalah (Mindful)

Studi Kasus: Unit Tanpa Dokumentasi

Sebuah bengkel kedatangan unit AC Split bekas pakai yang akan direkondisi untuk dijual kembali. Sayangnya, tidak ada dokumen teknis atau manual servis yang menyertai unit tersebut. Sebelum unit dibongkar, kepala bengkel meminta siswa magang untuk terlebih dahulu mengidentifikasi dan mencatat seluruh komponen beserta fungsinya, agar proses bongkar-pasang berjalan aman dan tidak ada komponen yang tertukar atau rusak.

Pertanyaan Pemantik:

•      Mengapa identifikasi komponen perlu dilakukan sebelum membongkar sebuah unit AC Split?

•      Apa risiko yang mungkin terjadi apabila teknisi tidak mengenali komponen dengan baik?

 

 

 

Tahap 2 — Mengorganisasikan Peserta Didik untuk Belajar

Peran

Nama Anggota

Tugas

Pengamat Unit Indoor

 

Mengidentifikasi komponen pada unit indoor

Pengamat Unit Outdoor

 

Mengidentifikasi komponen pada unit outdoor

Pencatat Data

 

Mencatat hasil identifikasi ke dalam tabel kerja

Penyusun Peta Konsep

 

Menyusun dan mendesain peta konsep/diagram siklus

Tahap 3 — Membimbing Penyelidikan Individu/Kelompok (Meaningful)

Amati unit AC Split yang disediakan, lalu lengkapi tabel identifikasi komponen berikut berdasarkan temuan nyata di lapangan.

No.

Nama Komponen

Letak (Indoor/Outdoor)

Fungsi Berdasarkan Pengamatan

1

 

 

 

2

 

 

 

3

 

 

 

4

 

 

 

5

 

 

 

6

 

 

 

7

 

 

 

8

 

 

 

Setelah tabel terisi, jawablah pertanyaan berikut:

1.     Kelompokkan komponen yang telah kalian temukan ke dalam sistem refrigerasi dan sistem kelistrikan.

2.     Komponen mana yang menurut kalian paling penting untuk diperiksa pertama kali saat AC bermasalah? Jelaskan alasannya.

 

 

 

Tahap 4 — Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya (Joyful)

Buatlah peta konsep atau diagram alur siklus refrigerasi AC Split yang menampilkan letak dan keterkaitan antar-komponen, menggunakan salah satu bentuk berikut:

•      Poster bergambar dengan panah alur siklus refrigerasi, atau

•      Permainan 'tebak komponen' antar-kelompok menggunakan kartu nama komponen, atau

•      Presentasi lisan sambil menunjuk langsung komponen pada unit AC Split.

Gunakan warna, simbol, atau ilustrasi agar hasil karya lebih menarik dan mudah dipahami teman sekelas.

Tahap 5 — Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah

1.     Apakah hasil identifikasi kelompok kalian sudah lengkap dan sesuai dengan materi? Jelaskan bagian yang masih meragukan.

2.     Apa tantangan yang dihadapi kelompok kalian saat mengamati unit AC Split secara langsung?

3.     Bagaimana pengetahuan tentang komponen ini akan membantu kalian pada praktik perawatan/perbaikan AC Split selanjutnya?

 

 

 


 

I. Lembar Refleksi Diri (Mindful Journal)

Hal baru yang saya pelajari hari ini adalah...

 

Komponen yang paling sulit saya pahami adalah...

 

Perasaan saya selama mengikuti pembelajaran ini...

 

Hal yang ingin saya pelajari lebih lanjut...

 

J. Rubrik Penilaian

Aspek Penilaian

Sangat Baik (91–100)

Baik (81–90)

Cukup (71–80)

Perlu Bimbingan (<71)

Ketepatan Identifikasi

Seluruh komponen teridentifikasi tepat

Sebagian besar tepat

Sebagian kecil tepat

Banyak kesalahan identifikasi

Pemahaman Fungsi Komponen

Menjelaskan fungsi dengan tepat dan lengkap

Menjelaskan fungsi cukup tepat

Penjelasan kurang tepat

Belum memahami fungsi

Prosedur & K3

Konsisten menerapkan K3

Menerapkan K3, sedikit lalai

Kurang menerapkan K3

Mengabaikan K3

Kreativitas Peta Konsep

Kreatif, jelas, mudah dipahami

Jelas dan cukup menarik

Kurang menarik/jelas

Tidak tersusun rapi

Refleksi Diri

Reflektif, jujur, dan mendalam

Reflektif dan jujur

Refleksi umum

Belum melakukan refleksi

K. Daftar Pustaka

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Capaian Pembelajaran Program Keahlian Teknik Otomotif Fase F Kurikulum Merdeka.

Manual servis dan buku panduan teknis unit AC Split (pabrikan).

Sumber pendukung lain yang relevan dan dapat diakses oleh peserta didik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Identifikasi Komponen AC Split

  MATERI AJAR & LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Identifikasi Komponen AC Split Model Problem Based Learning (PBL) — Pendekatan Pem...